3 KEBIASAAN ADAT YANG TERBUKTI ILMIAH

3 Kebiasaan Adat Yang Terbukti Ilmiah. Indonesia kaya akan adat dan tradisi. Setiap daerah mempunyai kebiasaan tertentu yang tidak sama dengan daerah lain, sebagian lagi mempunyai kesamaan adat atau kebiasaan bahkan diseluruh wilayah Indonesia. Pada tulisan kali ini fanind.com akan mengupas 3 saja dari kebiasaan yang biasa dilakukan sebagian masyarakat Indonesia yang telah atau biasa dilakukan sejak zaman nenek moyang, namun kebiasaan tersebut di zaman modern ini ternyata dapat dibuktikan secara empirik memang memiliki manfaat secara medis dan bukan hanya sekedar kebiasaan yang tidak ada artinya sama sekali. Inilah 3 kebiasaan adat yang terbukti ilmiah.

ilmuan wanita
Sains, membuktikan secara empiris
(Foto dari: womanglobe.com)


1. Mengobati Luka Dengan Air Liur

Ini merupakan salah satu kebiasaan di masyarakat kita. Misalnya jika ada yang terluka, khususnya luka kecil, seperti karena terjatuh, sayatan kecil, tergores atau tertusuk jarum biasanya langsung di hisap darahnya dan dibasahi dengan ludah.

ludah
Air liur berkhasiat
(Foto dari: nadiyahashim.blogspot.com)

Ilmu kedokteran yang telah maju saat ini membuktikan bahwa air liur atau air ludah mengandung nitric oxide. Apa itu nitric oxide?, nitric oxide adalah enzim yang dapat membunuh bakteri-bakteri dan bisa menjadi anti infeksi bagi luka kecil. Penelitian mengenai kandungan nitric oxide pada air liur ini dilakukan oleh Ilmuan asal Inggris yang bernama Dr. Nigel Benyamin.

2. Membacakan Do’a Pada Air

Salah satu kebiasaan masyarakat kita adalah suka meminta air do’a atau air yang dibacakan do’a oleh orang-orang tertentu yang dipandang sebagai tokoh masyarakat. Misalnya oleh Ustadz atau Kyai. Juga sudah menjadi suatu adat bagi masyarakat kita jika di suatu pengajian yang disana dibacakan ayat-ayat Al-Quran, mereka membawa air putih dalam botol-botol agar dido’akan untuk nantinya diminum agar menjadi wasilah bagi kesehatan. Mungkin kita juga pernah menyaksikan ada sebagian masyarakat yang jika ada anggota keluarganya yang sakit, sebelum dibawa ke dokter, biasanya meminta do’a pada ustadz atau kyai setempat lewat air putih. Atau juga dengan niatan bermacam-macam dengan meminum air do’a tersebut.

air doa
Botol air di pengajian, berkhasiat
(Foto dari: waliyuallahliveforever.blogspot.com)

Pada tahun 2005 silam, Dr. Masaru Emoto, seorang ilmuwan dari Yokohama University Jepang melakukan penelitian tentang air. Dan hasilnya sangat mencengangkan. Air yang di do’akan dengan do’a dari agama apapun jika di foto menggunakan teknologi tertentu, molekulnya berubah menjadi bentuk Kristal yang sangat indah dan cantik. Bukan hanya itu, jika di ucapkan kata-kata yang baik terhadap air, seperti kata ‘terimakasih’, ‘kamu baik’, ‘kamu indah’, ‘saya bahagia’, ‘sayang’, ‘cinta’ dan lain-lain, molekul airnya pun berubah jadi sangat indah. Demikian pula hal yang sama terjadi jika kata-kata indah itu ditulis dalam secarik kertas dan di masukan atau ditempel pada dinding bak mandi, botol atau gelas. Dan air dengan molekul yang sangat indah tersebut sangat baik dan bermanfaat bagi tubuh manusia.

molekul air zamzam
Molekul air zamzam, indah dan berkhasiat
(Foto dari: elbustan.wordpress.com)

Masaru Emoto juga mencoba hal yang sama dengan musik dan gambar, jika yang ditempel adalah gambar yang indah dan baik atau diperdengarkan musik yang slow, maka molekul airnya berubah menjadi indah. Sebaliknya jika diucapkan kata-kata yang buruk, kasar, ditempelkan gambar yang vulgar atau diperdengarkan musik yang cukup keras maka molekul air tersebut jadi rusak. Dan yang paling membuat seorang Masaru Emoto tercengang adalah molekul air zam-zam yang sangat indah dan tidak bisa disamai oleh molekul air apapun. Mungkin kita juga harus memperlakukan tubuh kita ini seperti air, karena 55-78% tubuh manusia terdiri dari air.

molekul air
Macam-macam molekul air yang baik
(Foto dari: blog-lalu.blogspot.com)

Dr. Masaru Emoto menuangkan hasil penelitiannya ini dalam beberapa buku yang berjudul The True Power Of Water, The Hidden Message Of Water dan The Secret Life of Water. Buku-buku ini telah diterbitkan pula dalam bahasa Indonesia. Di dalamnya anda juga bisa melihat foto-foto molekul air yang indah. Atau jika Anda ingin mengetahui tentang kejaiban air zamzam secara khusus, Anda bisa baca buku The True Miracle Of Zamzam.

3. Acara Pengajian 4 Atau 7 Bulanan

Sebagian masyarakat kita selalu mengadakan upacara pengajian atau syukuran jika ada anggota keluarganya yang sedang hamil 4 bulan atau 7 bulan. Tujuannya adalah untuk mendo’akan janin si ibu hamil agar sehat dan selamat dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran. Sang ibu hamil juga biasanya hadir untuk ikut mengaji ditempat tersebut. Kebisaan atau adat ini sekarang terbukti secara ilmiah. belakangan ini ditemukan bahwa mendidik anak yang baik itu harus sejak dalam kandungan. Salah satu caranya adalah dengan mendengarkan musik klasik, menurut ilmu kedokteran modern memperdengarkan musik klasik dapat menstimulus otak bayi yang masih berada dalam kandungan, ini berpotensi menghasilkan bayi dengan otak yang cerdas.

ibu hamil
Mendidik anak harus sejak dalam kandungan
(Foto dari: satryanugroho.wordpress.com)

Jika dengan musik klasik saja hasilnya seperti itu, bayangkan jika yang dibacakan adalah ayat-ayat Al-Quran yang selama berabad-abad mampu menggetarkan hati manusia yang mendengarkannya. Tentu saja memperdengarkan bacaan Al-Quran itu tidak cukup pada saat acara 4 atau 7 bulanan saja, karena itu hanya bentuk syukur dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang sekitar. Namun yang lebih penting adalah secara konsisten dibacakan oleh Ibu dan ayah dari si janin sesering mungkin. Jika Anda ingin buku tentang cara lengkap mendidik anak dalam kandungan, silahkan klik disini.

Demikianlah 3 kebiasaan adat yang terbukti ilmiah pada zaman modern seperti sekarang dengan majunya ilmu teknologi dan kedokteran. Jika Anda mempunyai informasi yang sama seperti tulisan ini atau mau menambahkan, silahkan share kotak komentar facebook atau blog di bawah. Semoga bermanfaat.

Terima kasih telah membaca artikel tentang 4 blanan mengaji apa ibu hamil ikut mengaji jg sma ustad. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.
loading...