CARA MENDIDIK ANAK SUPAYA TIDAK BERBOHONG

Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Berbohong. Mungkin kata berbohong sering sekali kita dengarkan, hal ini sering sekali dilakukan oleh orang dewasa tidak terkecuali pada anak-anak. Seorang anak bisa mulai berbohong ketika dirinya balita, bisa jadi karena dia melihat perilaku disekitarnya atau juga dia dapatkan di sekolah. Sebagai orang tua kita harus bisa mengatasinya dengan berbagai macam cara mendidik anak supaya tidak berbohong dengan mengajarkan betapa pentingnya untuk jujur terhadap segala masalah yang tengah dihadapinya.

Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Berbohong
Anak menjadi ciri atau gambaran dari kedua orangtuanya, karena apapun yang dia serap pertama kali berasal dari apa yang dia dapatkan di rumah. Jika anak mulai memperlihatkan tanda-tanda sering berbohong, sebaiknya orangtua mulai mengantisipasinya dengan berbagai macam cara mendidik anak supaya tidak berbohong. Mengapa?

Karena anak-anak akan terus berkembang, mereka akan terus menyerap hal-hal baru apa saja yang ada disekeliling mereka, dan tugas dari orangtua lah untuk menyaring apa-apa saja yang baik untuk anak-anak tersebut. Tidak hanya itu dengan adanya pendekatan baik itu secara emosi dan perasaan, dapat dengan mudah membuat anak merasakan nyaman untuk bercerita kepada orangtuanya dan memilah masalah yang ada baik itu yang baik maupun yang tidak baik.

Agar anak-anak anda tumbuh menjadi anak yang tidak suka berbohong, maka beberapa cara mendidik anak supaya tidak berbohong ini bisa anda gunakan sebagai acuan. Mari kita bahas satu demi satu.

Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Berbohong

1. Cari Tahu Penyebab Kenapa Anak Sering Sekali Berbohong

Rasa Takut, sering kali menjadi penyebab anak untuk sering berbohong. Terutama takut apabila nanti kedua orangtuanya akan memarahinya, sehingga anak sering berbohong agar terhindar dari masalah yang ada. Biasanya ketika satu kali berbohong dia akan menggunakan kebohongan-kebohongan lainnya untuk menutupi kebohongan sebelumnya atau karena dia merasa aman karena melakukan hal tersebut. Para orangtua sebaiknya melakukan pendekatan kepada anak-anak sejak dini. Sikap keterbukaan sebaiknya dimulai dari saat anak-anak anda masih kecil, sehingga mereka tidak sungkan untuk mengutarakan apa-apa saja yang mereka rasakan. Pendekatan yang sesuai untuk setiap masalah yang anak-anak lalui juga dibutuhkan sehingga anak tidak takut untuk bercerita atau menyampaikan keluh kesahnya, sehingga anak tidak perlu berbohong lagi karena takut. Untuk itu mencari tahu akar permasalahannya menjadi salah satu cara mendidik anak supaya tidak berbohong.

2. Jangan Selalu Menyalahkan Sang Anak

Apabila anak berbohong, maka jangan langsung anda salahkan. Anak-anak apabila orangtua bersikap keras maka dia akan bersikap keras juga dan berujung rasa takut. Jangan menyalahkan sang anak, peluk anak-anak anda dengan lembut dan nasihati mereka untuk berbicara yang jujur, dan ajarkan ke anak-anak bahwa kejujuran itu lebih baik. Dengan tidak menyalahkan anak ketika sang anak sedang berbohong bisa menjadi salah satu cara mendidik anak supaya tidak berbohong.

3. Beri Pujian Ketika Anak Berkata Jujur

Seringkali hal manis ini sering dilupakan oleh para orangtua. Ketika anak sudah mulai bersikap jujur dan tidak berbohong lagi, sebaiknya pujilah mereka karena mereka sudah menjadi anak yang berani. Sehingga ketika anak mulai berbohong kembali, ingatkanlah mereka bahwa mereka pernah bersikap berani untuk jujur dan betapa baiknya untuk bersikap jujur di setiap masalah. Dengan memuji anak ketika bersikap jujur menjadi salah satu cara mendidik anak supaya tidak berbohong.

4. Ajarkan Bahwa Tidak Pernah Ada Kebenaran Dalam Setiap Kebohongan

Anak-anak sering sekali berkata yang lucu padahal dia sebenarnya sedang berbohong. Sebagai orangtua kita sebaiknya tidak membenarkan sikap berbohongnya. Walaupun hanya sedikit, hal ini karena anak akan menganggap apa yang dilakukannya tidak apa-apa, dan orangtuanya tidak menegur sehingga dia akan mudah sekali menyepelekan suatu hal dan kembali berbohong.

5. Orangtua adalah Panutan Terbesar dari Sang Anak

Seringkali para orantua lupa bahwa panutan terbesar sang anak adalah orangtuanya sendiri. Dan anak atau apapun yang dilakukan oleh anak tersebut merupakan cerminan dari orangtuanya. Anak adalah seorang peniru, apa saja yang dilihat, didengar dan dia perhatikan dari kedua orangtuanya akan langsung ditiru olehnya. Anak akan bingung ketika bolak-balik menegurnya atau mengajarkan padanya untuk tidak berbohong, sedangkan kedua orangtuanya sering sekali berbohong. Maka dari itu, agar anak anda tidak pintar berbohong maka orangtuanya juga jangan menjadi pembohong. Dengan mengingat bahwa orangtua sebagai panutan terbesar dari sang anak, maka itu bisa menjadi cara mendidik anak supaya tidak berbohong.

Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Berbohong

Dengan adanya cara mendidik anak supaya tidak berbohong, maka kita dapat dengan mudah dan semnagat untuk mengajarkan anak untuk berkata jujur, sehingga untuk kedepannya perkembangan mental sang anak akan lebih baik lagi untuk kedepannya. Jangan lupa bahwa anak merupakan cerminan kedua orangtuanya, sehingga apabila kedua orangtuanya masih sering kali berbohong sebaiknya untuk segera memperbaiki diri agar bisa menjadi panutan yang terbaik.