HINDARI 5 HAL INI SETELAH MENJADI ISTRI

Hindari 5 Hal Ini Setelah Menjadi Istri– Apakah kehidupan akan tetap sama saja saat Anda berganti status dari seorang pacar menjadi seorang istri? Kebanyakan pasangan yang telah menikah akan menjawabnya: ‘Tidak!’. Pada saat Anda menjadi seorang istri, Anda tentu mengemban cukup banyak peranan baru, tanggung jawab baru dan juga beban emosional. Hal itu pasti akan dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam kepribadian Anda.

Menjadi istri yang baik
Pantangan saat menjadi istri

Berikut ini adalah beberapa perubahan penting yang akan dihadapi kebanyakan wanita setelah mereka menjadi seorang istri. Tapi tenang, saja kita tidak akan cuma berbicara tentang berbagai masalah yang sering muncul, namun juga tips dan cara untuk mengatasinya agar pernikahan Anda tetap harmonis berbunga-bunga. Ok, hindari 5 hal ini setelah menjadi istri:

1. Berharap terlalu muluk-muluk

Kehidupan dalam pernikahan Anda tentu tidak akan selamanya dapat membahagiakan. Membayangkan Anda bersama suami akan langsung tinggal di sebuah rumah impian dengan taman yang luas, di mana Anda melihat suami dan anak-anak akan bermain dan juga bersenda gurau setiap harinya, memang impian itu selalu indah, akan tetapi jangan kemudian dijadikan patokan. Sebagai pasangan yang telah menikah, Anda berdua pasti akan menghadapi berbagai masalah, mengalami banyak percekcokan dan tak jarang terpaksa membuat sebuah kompromi.

Harus selalu Anda ingat, menikah itu bukan berarti berpindah ke ‘dunia lain’. Dunia ini tetap saja sama. Hanya saja, Anda berdua kini harus berusaha untuk mewujudkan kebahagiaan bersama yang hanya dapat diraih dengan dengan rasa cinta, rasa hormat dan juga beberapa kompromi dari kedua belah pihak.

2. Berusaha jadi yang terbaik di segala hal

Terkadang wanita banyak berusaha terlalu keras untuk dapat menyenangkan semua orang sesudah mereka menikah. Wanita sering berusaha untuk membuktikan diri bahwa mereka bisa menjadi seorang ibu rumah tangga yang begitu sempurna, yang pandai dalam memasak, membersihkan rumah dan juga membuat semua orang di rumah bahagia serta tetap menjadi wanita karir yang sukses. Sebenarnya itu adalah sebuah ide yang baik, tapi tetap saja Anda bukan seorang  ‘Superwoman’!

Tekanan yang dipikul terlalu berlebihan bisa membuat Anda menjadi stres. Hubungan cinta dengan suami akan jadi korban yang paling dirugikan atas adanya skenario ini karena suami harus selalu menghadapi stres Anda. Untuk itu, pastikan Anda hanya melakukan hal-hal yang memang dapat Anda kerjakan sendiri. Untuk selebihnya, tak ada salahnya jika Anda meminta bantuan.

3. Tak mengutarakan perasaan yang sebenarnya

Menikah dan tinggal dengan suami bisa membuat Anda stres secara emosional. Sering memendam perasaan bisa menyebabkan stres yang biasanya diungkapkan dalam bentuk sebuah omelan, perubahan pada suasana hati, temperamen yang buruk dan lain-lain. Daripada cemberut dan menimbulkan sebuah aura negatif di hadapan suami, sebaiknya cobalah untuk berbicara hati ke hati dengannya tentang apa yang sebenarnya mengganggu Anda. Hal seperti ini tidak hanya dapat menghindarkan banyak rasa sakit hati, tetapi juga akan semakin mendekatkan Anda dengan suami sebagai pasangan yang telah menikah.

4. Tidak pernah membiarkan suami sendirian

Hanya karena Anda sudah menikah dengannya, bukan berarti suami Anda tidak membutuhkan ruang sendiri dalam hidupnya. Pasangan suami istri akan jauh lebih terlibat di dalam kehidupan masing-masing dibandingkan dengan saat masih pacaran, akan tetapi setiap orang tentu ingin mempunyai waktu untuk dirinya sendiri. Berikan suami waktu untuk dapat bergaul dengan teman-temannya ataupun mengerjakan hobinya dengan tenang. Hal ini akan memberi Anda cukup waktu untuk bersantai dan juga menjalani ‘waktu sendiri’ juga.

5. Mencoba untuk menjadi “ibunya”

Kita tahu, bahwa pria terkadang terlihat sangat cuek. Mereka kadang tidak tahu bagaimana cara untuk menjaga rumah agar tetap bersih, kadang menggantung handuk di dalam kamar mandi, meletakkan piring kotor di wastafel, menaruh pakaian kotor di tempatnya dan berbagai kebiasaan buruk yang lainnya. Apabila Anda ingin mengubah berbagai kebiasaan buruk dari suami, maka lakukanlah hal tersebut secara bertahap. Omelan pada segala hal buruk yang sering dilakukannya hanya akan membuat suami menjadi ‘gerah’ saat berada di sekitar Anda.

Memikul status sebagai seorang istri merupakan salah satu perubahan paling besar yang akan Anda alami dalam kehidupan. Jadikanlah momen tersebut semagis dan juga seromantis mungkin. Dan jangan lupa hindari 5 hal ini setelah menjadi istri.

loading...
Terima kasih telah membaca artikel tentang tanda istri jatuh cinta lagi. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.

Tags: Rumah Tangga Bahagia Tips Istri Cerdas