MELURUSKAN TUJUAN NIKAH

Meluruskan Tujuan Nikah – Perkawinan dalam hukum islam bukan hanya merupakan sesuatu yang sakral, namun juga merupakan ibadah dan penyempurna agama.  Oleh karena itu perlu bagi setiap muslim yang sudah siap menikah untuk meluruskan tujuan nikah atau niat menikah agar rumah tangga harmonis dan penuh berkah. Mengapa rumah tangga dalam Islam perlu diawali oleh niat yang baik? Karena kelangsungan rumah tangga nantinya setelah menikah akan ditentukan oleh niat awal dalam membangun rumah tangga.

Selain itu, niat merupakan pondasi awal dalam setiap amal, bahkan satu amal baik dengan multi niat atau banyak niat maka pahalanyapun akan berlipat ganda. Sebelum lebih jauh membahas tujuan nikah atau niat apa yang harus diluruskan, saya ingin memberikan contoh satu amal yang dikerjakan dengan niat yang bermacam-macam agar mudah difahami oleh pengunjung fanind.com. Seorang ulama besar generasi salaf, yang bernama Imam Ibnu Qudamah dalam kitab Mukhtashar Minhaj Al-Qashidin menyebutkan bahwa:

muslim menikah
Menggapai pernikahan penuh berkah
(Foto dari: kfk.kompas.com)

“Sebagai contoh duduk di dalam masjid, maka sungguh itu merupakan suatu bentuk amal ketaatan, dengan melakukan hal itu seseorang dapat berniat dengan niat yang banyak misalnya berniat masuk (ke dalam masjid)untuk menunggu tibanya waktu shalat, berniat untuk i’tikaf, menjaga diri (dari kemaksiatan), mencegah diri dari hal-hal yang memalingkan dari Allah dengan memanfaatkan seluruh waktunya untuk berada di dalam masjid, berniat untuk berdzikir pada Allah dan lain-lain. Inilah adalah cara untuk memperbanyak niat, maka analogikan hal ini amal-amal ketaatan lainnya karena tidak ada satu ketaatanpun kecuali bisa diniatkan dengan berniat yang banyak.”

 

Contoh amal kebaikan dengan berbagai macam niat misalnya ketika kita membaca Al-Quran, tekadkan dalam hati bahwa kita berniat untuk meraih ridha Allah, mendekatkan diri kepada Allah dengan membaca firman-Nya, mendapatkan pahala dari setiap huruf yang kita baca, mengingatkan kita akan akhirat, mentadaburi setiap ayat yang kita baca, agar mendapat syafa’at dari Al-Quran kelak di hari kiamat, belajar mengamalkan kandungan ayat-ayat Al-Quran dan masih banyak lagi. Dengan demikian bukan hanya pahala membaca Al-Quran yang bisa di dapat, tapi pahala dari semua yang diniatkan. Begitu pula jika saat ini kita sedang mengakses internet, niatkan kebaikan di dalamnya, seperti mencari ilmu, mengajak kepada kebaikan, menjalin silaturahmi dan banyak kebaikan yang bisa diniatkan.

married couple
Meluruskan niat dalam pernikahan
(Images source: www.acutezmedia.com)

Bagaimana dengan niat dalam pernikahan?. Dalam menikah juga kita harus mempunyai niat baik, jika menikah hanya bertujuan untuk melampiaskan syahwat atau hanya ingin merasakan rasanya hubungan seksual, maka mungkin akan ada efek buruk setelah mempunyai anak, sebagaimana diutarakan oleh salah seorang ulama besar, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad dalam kitab Tasbit Al-Fuad-nya, salah satunya seperti melahirkan anak yang membuat mereka lalai dan lupa kepada Allah, ataupun efek lainnya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Thabrani, Nabi saw pernah mengingatkan kita akan hal ini:

“Siapa menikah dengan seorang wanita karena melihat kedudukannya, maka Allah akan menambah kerendahan baginya, Siapa yang menikahdengan seorangwanita karena memandang hartanya, maka Allah akan menambah kemelaratan baginya, Siapa menikah dengan seorang wanita karena keturunan, Allah akan menambah kehinaan baginya”


Hadits di atas mengingatkan kita akan pentingnya niat dalam pernikahan. Jika kita mempunyai calon pasanganyang cantik atau tampan, keturunan orang terpandang ataupun berasal dari keluarga kaya, itu tidak salah sama sekali, tapi luruskan niat, jangan karena hal-hal itu kita menikahi seseorang. Oleh karena itu, sebelum membahas tentang syarat syarat nikah dalam islam atau syarat perkawinan dalam islam dalam tataran hukum fikih, tekadkan dulu dengan kuat tujuan menikah ini dengan niat yang baik, untuk yang sudah terlanjur menikah, tidak ada salahnya meluruskan niat kembali agar mendapat keberkahan dalam berumah tangga. Berikut niat menikah dalam perkawinan islam sebagaimana diriwayatkan dari Imam Ali Bin Abu Bakar As-Sakran dan beberapa sumber lain:

  1. Menikah dengan niat untuk meraih cinta Allah dan meraih cinta Rasulullah saw karena melaksanakan sunnahnya.
  2. Menikah dengan niat untuk mendapatkan keturunan demi berlangsungnya kehidupan manusia.
  3. Menikah dengan niat untuk mendapatkan keturunan yang shalih agar mendapat keberkahan dari do’a anak shalih tersebut dan mendapat syafa’at jika wafat sebelum dewasa.
  4. Berniat untuk untuk menjaga diri dari godaan setan, pandangan yang tidak halal serta lintasan hati yang tidak baik (seperti menghilangkan kerinduan dan kecenderungan pada syahwat yang negatif).

    keluarga islami
    Menikah, untuk mendapat anak shalih shalihah
    (Foto dari: nahlafashion.com)
  5. Menikah dengan niat menjaga kemaluan dari perbuatan yang keji (seperti zina).
  6. Menikah dengan niat untuk mencari kesenangan dan kebahagiaan dengan istri, agar bertambah giat beribadah dan lebih tenang dalam melaksanakan ibadah.
  7. Berniat agar dapat mengurangi kesibukan hati dan diri dalam mengatur rumah, seperti membersihkan rumah, mencuci pakaian, menyiapkan makanan dan lain-lain supaya banyak waktu untuk beribadah serta mendapatkan kemudahan dalam menjalani hidup.
  8. Menikah dengan niat untuk melawan hawa nafsu melatihnya dalam melaksanakan hak-hak istri, belajar bersabar dengan akhlaknya dan kebiasaannya yang kurang baik serta memberi teladan yang baik untuknya menuju jalan yang baik.
  9. Menikah dengan niat mencari rezeki yang halal untuk menafkahi keluarga.
  10. Berniat mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang shalih dan shalihah.
  11. Berniat dengan melakukan semua yang berhubungan dengan pernikahan ini karena Allah.
  12. Menikah dengan niat seperti niatnya hamba-hamba Allah yang shalih serta para ulama yang mengamalkan ilmunya dalam niat nikah mereka.
  13. Menikah dengan niat agar punya keturunan dan memperbanyak umat Islam yang berkualitas. Sebagaimana Beliau saw bersabda “Menikahlah dan perbanyaklah keturunan! Karena aku akan membanggakan kamu semua di hadapan umat-umat yang lain nanti di hari kiamat.”
nikah
Banyak niat baik dalam pernikahan
(Foto dari: news.blogs.cnn.com)

Demikianlah pembahasan tentang meluruskan tujuan nikah. Hal pertama yang harus diniatkan sebelum lebih jauh membahas syarat perkawinan islam dan hal lainnya. Semoga kita selalu berusaha untuk menjaga dan meluruskan hati sebelum, saat menikah dan setelahnya agar mendapatkan keberkahan dalam hidup berumah tangga. Selalu berdo’a dan mohon petunjuk-Nya. Selamat menikah! ^_^

loading...
Terima kasih telah membaca artikel tentang tujuan menikah, tujuan nikah. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.

Tags: walimah nikah