TIPS MEMILIH JURUSAN KULIAH (BERDASAR PENGALAMAN)

Tips Memilih Jurusan Kuliah. Saat memutuskan untuk kuliah, kita selalu di hadapkan pada dua pilihan. Yang pertama yaitu memilih Perguruan Tinggi dan yang kedua memilih jurusan kuliah yang tepat. Berikut ini saya bagikan tips memilih jurusan kuliah berdasarkan pengalaman pribadi dan orang-orang di sekitar saya.

jurusan kuliah
Memilih Sesuai Minat Dan Bakat
(Gambar dari: www.texaspolicy.com)


1. Memilih jurusan kuliah sesuai minat dan bakat

Yang paling asyik adalah jika kita kuliah di jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat kita. Karena kedepannya bisa menjalani perkuliahan dengan menyenangkan. Selain bakat dan kemampuan kita kan berkembang, potensi kejenuhan dalam perkuliahan juga bisa di minimalisir. Coba fikir-fikir dengan mendalam jika kamu masih bingung dengan potensi dan bakat kamu sendiri, karena tidak semua orang mempunyai minat dan bakat yang jelas. Sebagian orang merasa dirinya flat alias datar-datar saja, atau dengan kata lain tidak mempunyai minat dan bakat yang menonjol dalam bidang atau mata pelajaran tertentu di sewaktu SMA. Ingat, terkadang nilai kamu yang paling bagus sewaktu di SMA bukan menjadi patokan utama bahwa itu merupakan minat dan bakat kamu. Carilah atau resapilah dengan baik-baik pelajaran apa yang paling kamu sukai, yang paling membuat kamu senang dan ringan sewaktu belajar, mengerjakan tugas-tugasnya, tanpa beban dan merasa tertekan walaupun mungkin nilai yang kamu dapat waktu itu bukanlah nilai terbaik diantara mata pelajaran yang lainnya.

2. Memilih jurusan kuliah sesuai hobi

Jika kamu masih bingung juga dengan minat dan bakat kamu, mungkin kamu bisa pertimbangkan hobi kamu. Bisa saja orang yang berbakat di bidang biologi sewaktu di SMA, bahkan sampai juara olimpiade tingkat nasional, dalam hati sudah tertanam niat bahwa kelak kuliah akan melanjutkan ke jurusan biologi. Tapi disisi lain dia mempunyai hobi di bidang pemrograman. Sejak saat sekolah setiap harinya selalu meluangkan waktu untuk membaca dan belajar tentang kode-kode pemrograman yang tidak ada sama sekali mata pelajarannya di sekolah. Mungkin kondisi sperti ini bisa kamu pertimbangkan untuk dijadikan pilihan jurusan kuliah kamu nantinya. Setidaknya bisa dijadikan pilihan alternatif, jika gagal menembus test di jurusan pilihan pertama.

pilihan hidup
Memilih Jurusan Kuliah, Langkah Menuju Sukses
(Gambar dari: runningthings.wordpress.com)


3. Memilih Jurusan kuliah sesuai cita-cita atau profesi di masa depan

Sebenarnya tentang hal ini mudah saja. Coba kamu buat daftar cita-cita atau profesi yang kamu idam-idamkan di masa depan. Jangan satu macam, tulis juga beberapa alternatif lainnya. Jika sudah kamu tulis atau tergambar dalam bayangan kamu, sekarang tulis juga atau tentukan jurusan yang sesuai dengan cita-cita kamu. JIka kamu ingin menjadi seorang arsitek, jangan memilih jurusan sastra, jika kamu ingin menjadi seorang pakar IT, jangan memilih jurusan kedokteran. Cukup simple bukan?? Namun yang mesti kamu dahulukan adalah minat dan bakat, soal prospek masa depan nanti juga menyusul sendiri, rezeki setiap orang sudah ada Yang Maha Mengatur.

4. Memilih jurusan kuliah jangan sekedar ikut-ikutan!

Memilih jurusan kuliah karena ikut-ikutan sama teman, pacar atau keinginan orang tua semata bukanlah hal yang bijak. Dulu saya punya beberapa teman yang memilih jurusan kuliah bukan karena keinginan sendiri. Hasilnya? Jelas tidak memuaskan sama sekali, meskipun sama-sama lulus, tapi bisa dibilang selama kuliah “terseok-seok”, nilai jeblok dan IPK rontok. Hanya sedikit keilmuan yang bisa di dapat karena saat memilih jurusan kuliah tidak murni dari hati. Jangan takut kehilangan teman yang sudah lengket selama sekolah, jangan takut jauh dari pacar selama kuliah, toh masih banyak waktu di luar jam kuliah. Justru akan lebih banyak bahan diskusi dan berbagi pengalaman jika mengambil jurusan yang berbeda dengan teman atau pacar. Jika keinginan kita berbeda dengan orang tua, diskusikan dengan baik-baik tanpa emosional, beri pengertian tentang dampak negatif tentang memaksakan kuliah di jurusan yang kita tidak minati atau tidak mempunyai bakat tentangnya.

5. Cari informasi yang akurat

Ini juga penting bagi kamu calon mahasiswa. Jangan sampai terjebak oleh iklan ataupun brosur yang biasanya banyak beredar saat menjelang penerimaan mahasiswa baru. Tanya orang yang lebih tahu, misalnya kakak kelas, guru di sekolah, alumni, kerabat atau siapapun yang punya informasi. Lihat kualitas mayoritas alumni dari kampus-kampus yang kamu minati, cari tahu juga akreditasi jurusan yang kamu ingin masuki. Kadang ada juga jurusan di perguruan tinggi negeri yang tidak lebih baik dari swasta. Salah satu cara yang mudah adalah melalui internet. Manfaatkan situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter untuk berkomunikasi dengan kakak mahasiswa yang berkuliah di jurusan tersebut agar kamu punya perbandingan.

Selain itu, masalah biaya juga mesti kamu ketahui rinciannya. Mulai dari biaya kuliah, biaya sewa kost, transportasi, biaya hidup sehari-hari, biaya buku dan lainnya. Mungkin untuk sebagian orang biaya ini bukan masalah yang serius, tapi untuk golongan menengah ke bawah masalah biaya ini salah satu pertimbangan yang penting saat akan kuliah.

belajar keras
Mencari informasi studi yang lengkap
(Gambar dari : studysuccess.org)

Ini termasuk kesalahan saya dulu. Salah memilih jurusan kuliah yang awalnya memang sangat minim informasi. Saya hanya meneruskan kuliah di jurusan teknik di salah satu PTN di Bandung, karena saya juga lulusan SMK Teknik. Setelah 3 smester saya mengalami kejenuhan dan akhirnya pindah jurusan ke jurusan bahasa, di kampus yang sama. Sebenarnya minat terhadap bahasa ini sudah ada sejak lama, namun karena minim informasi itulah membuat saya tidak masuk jurusan bahasa sejak awal, efeknya kuliah saya agak terlambat karena kembali ke awal lagi di jurusan bahasa. Saya membagikan tips ini agar para pengunjung fanind.com jangan sampai minim informasi saat masuk kuliah. Tanya dengan sangat mendetail pada kakak mahasiswa atau alumni.

6. Jangan memaksakan masuk jurusan kuliah yang minim peluang

Pastikan kamu mendapatkan informasi tentang daya tampung di jurusan yang kamu incar. Biasanya di beberapa perguruan tinggi tertentu yang termasuk favorit memiliki daya tampung yang terbatas dengan persaingan yang sangat berat untuk masuk ke sana. Jangan sampai kamu punya target yang mentok di perguruan tinggi atau jurusan tertentu tanpa mempunyai alternatif lain, karena bisa membuat kamu stress dan tertekan. Hal ini juga pernah menimpa salah seorang yang saya kenal, gagal masuk jurusan favorit dan tidak mau mengambil alternatif jurusan lainnya. Selain tidak jadi kuliah, mentalnya juga sedikit terganggu. Jangan sampai kamu mengalami hal seperti ini.

Itulah beberapa tips memilih jurusan kuliah. Sekali lagi, minat dan bakat adalah yang paling utama, agar kamu bisa kuliah dengan menyenangkan. tetap realistis dengan kondisi yang ada, selalu berdoa dan minta petunjuk-Nya agar kamu tidak salah pilih. Selamat menjadi mahasiswa! ^_^

Anda punya tips lain?? Silahkan berkomentar! Terimakasih

loading...
Terima kasih telah membaca artikel tentang jurusan kuliah paling gampang pelajarannya, jurusan kuliah yang mudah pelajarannya. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.