TIPS MEMILIH MAINAN UNTUK ANAK

Tips memilih mainan untuk anak – Bermain dengan banyak mainan merupakan kegiatan yang paling disenangi oleh semua anak. Mainan bukan hanya sekedar barang yang menemani balita atau anak dalam bermain, namun secara psikologis mainan juga berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan balita dan anak. Oleh sebab itu, orangtua harus tahu tips memilih mainan untuk anak agar membantu tumbuh kembang anak juga dengan bermain sekaligus bisa mengasah kecerdasan otak anak dan daya fikir mereka dalam memahami cara kerja benda-benda tertentu.

anak bermain
Memilih mainan yang menstimulasi otak anak dan balita
(Images source: www.teluguone.com)


Mainan edukasi
atau mainan edukatif perlu dipilih orang tua untuk menstimulasi dan mengembangkan rasa percaya diri serta kecerdasan anak. Mainan anak edukatif sudah bisa dibeli dimana-mana, baik secara online ataupun ditoko-toko terdekat. Berikut ini adalah manfaat mainan edukatif dan tips memilih mainan untuk anak agar orangtua tidak salah dalam memilih mainan untuk anak atau balita.

1. Periksa Label mainan

Bagaimanapun juga keamanan anak atau balita adalah yang paling utama. Pilih mainan yang sesuai dengan usia anak. Pilihlah mainan balita atau game anak balita jika anak Anda masih balita, pilih mainan anak 1 tahun atau mainan anak 2 tahun dan seterusnya sesuai dengan usia. Lihatlah label yang tertera pada mainan tersebut, perhatikan setiap keterangan yang terdapat pada kemasannya.

2. Pilih Mainan Yang Melatih Konsentrasi Anak

Salah satu mainan mainan edukatif anak adalah mainan yang dibuat untuk meningkatkan kemampuan anak atau menggali kemampuan anak. Salah satunya adalah kemampuan atau daya konsentrasinya. Contohnya adalah puzzle, biasanya anak akan asyik menyusun puzzle dan berkonsentrasi sehingga tidak melakukan aktifitas lain. Ini membuat konsentrasinya lebih terasah dan tergali.Anda bisa membantu anak dalam bermain puzzle dan membimbing mereka, latihlah mereka untuk belajar memecahkan puzzle tersebut. Baik puzzle yang berupa bentuk gambar ataupun yang menyusun bentuk tertentu. Selain itu, beberapa puzzle ada yang dirancang untuk melatih kreatifitas anak, seperti puzzle 3D, atau yang paling sederhana adalah main rumah-rumahan, biasanya anak-anak menyusun bantal, guling dan benda-benda di dalam rumah untuk permainan mereka, tidak apa-apa asalkan mereka selalu dalam pengawasan Anda.

loading...

3. Pilih Mainan Yang Tahan Lama

Pastikan membeli mainan yang tahan lama, tidak mudah rusak atau copot. Pilih mainan yang kuat agar tidak berbahaya bagi anak. Banyak mainan anak murah tapi tidak aman bagi anak Anda. Mainan yang mudah copot atau rusak/pecah sangat berbahaya bagi anak atau balita untuk dipegang, padahal memegang mainan cukup penting untuk merangsang motorik halus atau motorik kasar anak. Mainan anak edukatif dapat merangsang motorik halus anak saat dipegang, dijumput ataupun diraba dengan kelima jari mungilnya. Begitu juga saat diangkat, dilempar atau digerak-gerakkan akan merangsang motorik kasar anak/bayi.

anak lucu bermain
Memilih mainan edukatif, menambah wawasan anak
(Images source: www.themomwrites.com)


4. Mainan Yang Melatih Bahasa Dan Wawasan
Memilih mainan edukasi akan lebih baik jika dibarengi dengan kisah atau cerita. Ini akan meningkatkan kemampuan anak dalam berbahasa juga menambah wawasannya. Buku cerita yang disertai gambar bisa jadi alternatif, banyak buku cerita untuk anak dari usia 3 sampai 12 tahun di toko-toko buku. Atau untuk balita Anda bisa memberikan mainan untuk bayi atau mainan untuk balita yang edukatif seperti benda dengan berbagai macam bentuk dan warna, seperti benda berbentuk kotak, bulat, persegi empat dengan berbagai pilihan warna agar balita belajar mengenal warna juga.

5. Mainan Yang Mengenalkan Konsep Sebab Akibat
Saya rasa cukup banyak yang jual mainan edukatif yang seperti ini. Mungkin Anda pernah melihat mainan anak berupa suatu benda yang bisa dimuat atau dimasukkan pada benda lainnya. Ini berguna untuk melatih anak agar memahami bahwa benda yang berukuran lebih kecil bisa dimuat atau dimasukkan ke dalam benda yang lebih besar dan sebaliknya benda yang lebih besar tidak bisa dimasukkan atau dimuat ke dalam benda yang lebih kecil. Hal ini mengajarkan pada anak cara paling mendasar dalam memahami konsep sebab akibat.

Itulah beberapa manfaat dan tips memilih mainan anak yang edukatif dari berbagai sumber oleh beberapa ahli psikologi anak. Mainan yang memberikan stimulasi pada perkembangan anak Anda, baik secara fisik, motorik, kognitif, psikososial juga kemandirian dan keberanian.

Mau mainan edukatif berkualitas untuk anak Anda? Silahkan KLIK DISINI

Tags: Tips Istri Cerdas